Sabtu 28 Mei 2022 - 11:13:24 am

Selama Pekan Keberlanjutan Abu Dhabi, Crescent Petroleum Menegaskan Kebutuhan Dunia Akan Kebijakan Cerdas untuk Keberhasilan Transisi Karbon


SHARJAH, 20 Januari (WAM) - Majeed Jaafar, CEO Crescent Petroleum – sebuah perusahaan minyak dan gas swasta tertua di Timur Tengah... mengatakan dalam pidatonya pada sesi virtual yang dihadiri oleh para pemimpin dari sektor dan pembuat kebijakan di Pekan Keberlanjutan Abu Dhabi, Expo 2020 Dubai... Bahwa krisis pasokan energi di Eropa, Asia dan Amerika Serikat tahun lalu, kebutuhan mendesak akan kebijakan cerdas untuk keberhasilan jalur transisi energi, menunjukkan bahwa apa yang dibutuhkan oleh transformasi karbon untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan perubahan yang diinginkan adalah bahwa kebijakan ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara dan memperhitungkan keterbatasan energi terbarukan seperti pasokan yang terputus-putus dan kesulitan penyimpanan.

Jaafar menekankan bahwa kebijakan yang berhasil dan berkelanjutan mendukung penyediaan energi yang terjangkau dan tidak terputus untuk memenuhi kebutuhan negara berkembang, di mana satu miliar orang masih kekurangan listrik dan 3 miliar tidak memiliki akses bahan bakar bersih untuk kebutuhan rumah tangga, terutama memasak.

Ia menambahkan,"Bulan-bulan terakhir telah menunjukkan kepada kita bahwa investasi yang tidak mencukupi di sektor minyak dan gas menyebabkan biaya energi yang lebih tinggi dan peningkatan pembakaran batu bara secara global, dan kedua hal ini sangat berbahaya bagi ekonomi dan upaya yang ditujukan untuk menangani perubahan iklim."

Selain Jafar, panel tersebut termasuk Mel Kaffari, Manajer Umum Grup Perusahaan Minyak Nasional Nigeria, Francisco La Camera, Direktur Jenderal Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA), Duta Besar Daniel Fried, mantan Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Eropa, dan Halima Croft, Direktur Eksekutif dan Kepala Strategi Komoditas Global di RBC Capital.

Para pembicara membahas isu-isu terpenting yang mempengaruhi pasar energi pada 2022 dan mempresentasikan artikel untuk agenda energi global di mana mereka mempresentasikan analisis isu-isu terpenting yang dihadapi pasar energi pada 2022.

Jaafar menekankan bahwa kenaikan harga dan kelangkaan pasokan yang terjadi tahun lalu adalah akibat dari tiga tren simultan: penurunan investasi dalam produksi dan infrastruktur minyak dan gas untuk sektor ini dan peningkatan permintaan dengan pemulihan ekonomi dari pandemi, serta penutupan beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir.

Ditambahkannya, meskipun energi terbarukan tidak diragukan lagi merupakan bagian dari solusi masalah emisi karbon, namun kita tidak dapat mengabaikan pentingnya minyak dan gas dalam menjamin kelangsungan pasokan energi dan keberhasilan upaya transformasi secara umum.

Jaafar mengatakan energi matahari dan angin merupakan sumber daya yang menjanjikan, tetapi tidak dapat disimpan, oleh karena itu diperlukan sumber daya energi yang berkelanjutan dan tidak terputus, seperti gas alam dan energi nuklir, untuk memperkuat dan mendukungnya. Inilah yang disoroti oleh kebijakan UEA. Kami juga memiliki cara yang terjamin dan cepat untuk mengurangi emisi karbon, yaitu merasionalisasi konsumsi energi dengan meningkatkan efisiensi, mendorong reboisasi, dan beralih dari bahan bakar beremisi tinggi ke sumber yang menghasilkan lebih sedikit emisi, di mana langkah-langkah ini akan berkontribusi untuk mempercepat laju pengurangan emisi dan mendukung sumber-sumber terbarukan, hal ini akan mendukung langkah menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

Patut dicatat bahwa pada tahun 2021 Crescent Petroleum menjadi salah satu perusahaan pertama yang mencapai netralitas karbon di semua operasinya, setelah selesainya serangkaian proyek untuk mengurangi intensitas karbon dan mengelola emisi residu, pencapaian besar ini datang sebagai puncak dari upaya bertahun-tahun yang dicurahkan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasionalnya, yang menjadikannya salah satu perusahaan paling banyak mengurangi kepadatan karbon di sektor energi.

Penerjemah: Didek Yustika https://wam.ae/ar/details/1395303013317

WAM/Indonesian