Senin 05 Desember 2022 - 3:35:25 pm

Elizabeth II dan UEA..Jejak Tonggak Sejarah

  • photo_5825824843411602291_w (1)
  • photo_5825824843411602288_w
  • photo_5825824843411602290_w
  • photo_5825824843411602292_w

ABU DHABI, 9 September 2022 / WAM/ Suasana duka menyelimuti dunia, setelah kematian Ratu Elizabeth II diumumkan pada usianya yang ke 96 tahun, di mana ia menghabiskan 70 tahun di atas tahta Kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth II memiliki peran yang menonjol dan orisinal dalam mengkonsolidasikan hubungan persahabatan yang solid yang menyatukan Inggris dan Uni Emirat Arab sejak era pemimpin pendiri, mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang tercermin dalam pesan belasungkawa dari Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Negara UEA dan Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, melalui akun Twitter mereka, yang mengungkapkan belasungkawa tulus mereka kepada keluarga kerajaan dan warga Inggris.

Kunjungan resmi dan pertemuan langsung antara para pemimpin UEA dan Ratu Elizabeth II merupakan tonggak sejarah yang berkontribusi dalam memperkuat kerangka kerja sama bersama antara Kerajaan Inggris dan UEA.

Pada tahun 1969, Ratu Elizabeth II menerima kunjungan mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang pada saat itu sebagai Penguasa Abu Dhabi, dengan sambutan hangat dan menghadiahkannya dengan British Order of Excellence.

Pada bulan Februari tahun 1979, UEA menerima kunjungan Ratu Elizabeth II, pada kunjungan resmi pertamanya ke Uni Emirat Arab. Pada saat itu Ratu Elizabeth II disambut hangat oleh mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan dan Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum, serta beberapa anggota Dewan yang berada di garis depan.

Kunjungan Mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan ke Inggris pada tanggal 18 Juli 1989 merupakan peristiwa bersejarah dalam hubungan kedua negara, dan berdampak pada semua masalah internasional pada waktu itu.

Ratu Elizabeth II tiba bersama suaminya Pangeran Philip Duke of Edinburgh pada November 2010 ke Abu Dhabi dalam kunjungan resmi keduanya ke Uni Emirat Arab sejak 1979, yang berkontribusi pada penguatan hubungan bilateral antara Inggris dan UEA.

Pada tanggal 30 April 2013, mendiang Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, memulai kunjungan resmi ke Inggris, yang berlangsung selama dua hari, atas undangan Ratu Elizabeth II.

Kunjungan tersebut memperoleh dimensi penting dalam perkembangan hubungan Emirat-Inggris, tercermin dalam pertemuan yang terjadi antara mendiang Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan dan Ratu Elizabeth saat jamuan makan siang yang diselenggarakan oleh Yang Mulia di Istana Windsor, dan dia menyinggung sejumlah isu regional dan internasional.

Ratu Elizabeth II naik tahta pada tahun 1952 dan menjadi Ratu terlama di Inggris, melampaui Ratu Victoria. Sementara Inggris memimpin di masa-masa yang sangat sulit setelah Perang Dunia Kedua, melalui banyak peristiwa dan transformasi yang disaksikan Inggris dan dunia selama 7 dekade.

Kemudian ketika mendengar pengumuman kematian Ratu Elizabeth II, Inggris memasuki masa berkabung secara resmi, di mana sebagian besar acara dan kegiatan resmi yang telah dijadwalkan, terpaksa ditunda, dan bendera Inggris akan dikibarkan setengah tiang.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395303082034

WAM/Indonesian