Sekjen AfCFTA: COP28 Mengantarkan Era Baru Sinergi Perdagangan-Iklim

DUBAI, 4 Desember 2023 (WAM) - Wamkele Mene, Sekretaris Jenderal Area Perdagangan Bebas Benua Afrika (AfCFTA), menyatakan bahwa COP28 merupakan edisi terkuat dalam hal representasi sektor perdagangan global.

Ia menekankan bahwa ini adalah pertama kalinya sektor ini terwakili dengan kuat di COP, mengakui pentingnya inklusivitas dalam mengatasi tantangan iklim dan mempertahankan perdagangan yang mendukung tujuan iklim.

Berbicara kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di sela-sela hari kelima COP28, ia mengatakan, "Untuk pertama kalinya, ada apresiasi terhadap hubungan antara perdagangan, perubahan iklim, dan kebutuhan akan perdagangan yang ramah lingkungan." Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan energi terbarukan ke dalam sistem perdagangan.

Mene menegaskan bahwa ini adalah pesan positif bagi semua orang seiring dengan semakin maraknya diskusi mengenai transisi ekonomi global menuju keberlanjutan dalam beberapa dekade mendatang. Ia menunjukkan bahwa perdagangan, bersama dengan sektor-sektor lainnya, dapat berkontribusi positif untuk memperkuat keberlanjutan dan perlindungan lingkungan, dengan menyoroti berbagai pendekatan untuk mencapai hal ini.

Ia menyebutkan bahwa pelayaran dan transportasi dapat menjadi berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan bakar yang berkelanjutan atau mengadopsi kendaraan listrik. Beliau mencatat bahwa beberapa negara Afrika memiliki sumber daya lithium yang kaya, sebuah komponen kunci dalam baterai kendaraan listrik.

Mengenai kontribusi sektor perdagangan terhadap emisi global, ia mengatakan, "Tidak ada angka spesifik untuk emisi sektor ini, tetapi pengiriman lintas benua menghasilkan emisi yang signifikan. Jadi, kuncinya adalah membuat industri maritim lebih berkelanjutan dengan menggunakan bahan bakar yang berkelanjutan."

Mengenai inisiatif yang dipimpin oleh AfCFTA, ia menyebutkan adanya protokol untuk investasi, menetapkan tujuan yang jelas untuk investasi dalam energi terbarukan dan energi hijau, yang menandainya sebagai inisiatif global yang merintis.

Berbicara mengenai COP28 secara umum, beliau menekankan pentingnya COP28 bagi semua sektor, industri, dan negara, dengan menekankan pentingnya implementasi komitmen dan kewajiban global untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan.

Beliau menyimpulkan, "Kita perlu melihat lebih banyak investasi dan komitmen keuangan untuk mengkompensasi kerugian, kerusakan, dan adaptasi, terutama untuk negara-negara berkembang."

https://wam.ae/article/apyuswi-cop28-ushers-new-era-trade-climate-synergy-afcftas