Kiat-Kiat Pro dari Jack Appleby; Perdebatan Sengit dari Para Pakar AI yang Memikat Para Peserta KTT 1 Miliar Pengikut

DUBAI, 10 Januari 2024 (WAM) - Museum of the Future Stage, di dalam "gedung terindah di dunia" menjadi tuan rumah bagi ceramah mendalam oleh Jack Appleby dan debat yang menarik antara Dr. Mohamed Qasem dan Dr. Hoda A. Alkhzaimi, di hari pertama edisi ke-2 "KTT 1 Miliar Pengikut," yang berlangsung pada tanggal 10-11 Januari 2024.

Ceruk Pasar atau Bangkrut!

Jack Appleby, seorang ahli strategi sosial berpengalaman dengan latar belakang 15 tahun dalam periklanan media sosial untuk merek-merek besar seperti Beats by Dre, dan Microsoft, menyampaikan ceramah penuh informasi berjudul "Niche Down or Go Broke," kepada audiens yang terdiri dari influencer yang sudah mapan dan bercita-cita menjadi influencer, serta wirausahawan pemula.

Pembicaraan tersebut menekankan gagasan tentang ceruk pasar sebagai strategi untuk meraih kesuksesan. Appleby menekankan bahwa menemukan ceruk pasar yang spesifik tidak hanya menciptakan alasan yang kuat bagi para pengikut untuk terlibat, tetapi juga memudahkan merek untuk mensponsori dan berkolaborasi. Dia memperingatkan agar tidak hanya mengandalkan kepribadian, karena membangun pengikut yang banyak hanya dengan mengandalkan kepribadian saja bisa menjadi tantangan.

Untuk membantu para pembuat konten menemukan ceruk pasar mereka, Appleby mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting: "Apa yang Anda sukai, dan apa keahlian Anda?" Dia mendorong para kreator untuk memilih subjek yang mereka sukai. Ia juga menyoroti pentingnya perspektif unik dalam pembuatan konten, dan menghimbau para pembuat konten untuk tidak meniru resep orang lain untuk meraih kesuksesan. "Perspektif unik Anda adalah apa yang membuat konten Anda menonjol. Buatlah konten yang bisa Anda banggakan," kata dia.

Akankah AI Mengambil Alih Media Sosial?

Dalam debat memukau berjudul "Akankah AI Mengambil Alih Media Sosial?", yang membahas pertanyaan apakah kecerdasan buatan (AI) akan berkontribusi pada kemajuan media sosial atau justru menyebabkan kejatuhannya, memberikan perspektif yang menarik bagi para peserta. Mohamed Qasem dan Dr. Hoda A. Alkhzaimi, keduanya merupakan pakar AI ternama, terlibat dalam diskusi yang menggugah pemikiran yang membuat para hadirin merenungkan masa depan dunia digital.

Dr. Qasem, yang dikenal dengan podcast sains populernya "Sciware" dan acara TV Al-Alemoon, memperjuangkan potensi AI untuk transformasi positif. "Kecerdasan Buatan, jika dimanfaatkan secara etis, dapat merevolusi cara kita berinteraksi dengan media sosial," katanya, menyoroti kemampuannya untuk menyempurnakan rekomendasi konten bagi pengguna.

Sebaliknya, Dr. Alkhzaimi, seorang ahli keamanan siber di New York University Abu Dhabi, menyuarakan sebuah peringatan. "AI, jika dibiarkan tidak terkendali, menimbulkan ancaman serius terhadap kredibilitas platform media sosial, dan dalam skenario terburuk, bagi umat manusia itu sendiri," ia memperingatkan, mengungkapkan keprihatinannya tentang maraknya akun-akun yang dibuat oleh AI yang mengarah pada kesalahan informasi dan manipulasi serta potensi dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh Kecerdasan Buatan.

Dimoderatori oleh Saoud Al Kaabi, debat tersebut melibatkan para hadirin dalam pertukaran yang hidup. Aktor dan presenter TV asal Emirat ini memastikan eksplorasi yang seimbang terhadap topik tersebut, menavigasi kompleksitas dengan mahir.

Dengan fokus pada konektivitas dan pengembangan profesional bagi para pembuat konten, KTT 1 Miliar Pengikut “1 Billion Followers Summit” telah menarik lebih dari 7.000 peserta yang menampilkan jajaran pembicara yang terdiri dari lebih dari 195 pembicara dari lebih dari 95 negara.

https://wam.ae/article/b12y3nd-jack-applebys-pro-tips-electrifying-debate-experts