Panggung Museum of the Future Memberdayakan Peserta KTT 1 Miliar Pengikut dengan Bintang-Bintang Edutainment dan Keajaiban AI

DUBAI, 11 Januari 2024 (WAM) - Dengan latar belakang futuristik Museum of the Future Stage, hari kedua KTT 1 Miliar Pengikut “1 Billion Followers Summit” berlangsung dengan perpaduan ide, diskusi, dan pengungkapan yang dinamis.

Di auditorium yang penuh sesak, para peserta disuguhi pertukaran wawasan yang menarik, terutama melalui dua diskusi panel memukau yang mengeksplorasi batas-batas 'edutainment', dan potensi kecerdasan buatan (AI).

Panggung Museum of the Future menjadi hidup di hari kedua pertemuan 1 Billion Followers yang sangat dinanti-nantikan karena sebuah panel yang terdiri dari para pembuat konten terkemuka, berjudul "Make Knowledge Pop," mengeksplorasi dunia edutainment dan perannya dalam mentransformasi pendidikan tradisional menjadi pengalaman yang memukau di era digital.

Menampilkan Hasan Al Hashim, Ahmed Abouzaid, Abdallah Annan, dan Hussain Abdullah, setiap panelis membawa perspektif unik untuk membuat pengetahuan dapat diakses dan menarik. Al Hashim, seorang produser dokumenter terkenal dan sensasi YouTube dengan lebih dari 4,7 juta pelanggan, membuka diskusi dengan menekankan pentingnya menyajikan pengetahuan dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Ia menekankan perlunya bercerita dan mendorong para kreator untuk menggunakan suara mereka untuk menyampaikan kebenaran dan pengetahuan secara efektif.

Ahmed Abouzaid, seorang kreator digital yang banyak diikuti, membagikan perjalanannya dari seorang insinyur sipil hingga menjadi seorang pendidik online. Abouzaid menekankan perlunya kesederhanaan dan selektivitas dalam konten, memastikan bahwa konten tersebut menarik bagi audiens yang luas dan memberikan informasi yang benar-benar bermanfaat. "Konten sangat penting dan memiliki kemampuan untuk menjangkau orang-orang yang mungkin tidak memiliki akses ke pengetahuan ini," tambahnya.

Abdallah Annan, pemikir di balik Science Street dan 14,9 juta pengikutnya, berbicara dengan penuh semangat tentang penggabungan antara bercerita dengan sains untuk menarik perhatian generasi muda. Berkaca pada inspirasinya dari film dokumenter, Annan merefleksikan pentingnya membuat konten edukasi yang menghibur bagi semua penonton.

Hussain Abdullah, seorang pembuat video dan animator otodidak yang berspesialisasi dalam bidang edutainment, mendiskusikan pendekatannya dalam menyampaikan pengetahuan melalui animasi, komedi, dan konten motivasi. Abdullah bertujuan untuk menghasilkan materi yang tidak hanya mendidik dan berdampak bagi anak-anak, tetapi juga menyenangkan bagi orang tua.

Dimoderatori oleh Mahmoud Ismail, seorang kreator video yang berpengaruh, diskusi panel ini memberikan wawasan yang berharga bagi para kreator konten yang ingin menyampaikan pengetahuan dalam lanskap digital yang terus berkembang.

Panel edutainment selanjutnya adalah "AI Can Do It Better, and It's Okay," di mana para pemimpin industri mendiskusikan pertimbangan etika, manfaat, dan batasan dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses kreatif.

Dimoderatori oleh Yousef Abdalbari, seorang Pengusaha Media dan Presenter Berita DubaiTV, sesi ini dimulai dengan tinjauan yang menarik tentang evolusi alat teknologi, dari kalkulator hingga komputer, yang berujung pada kemunculan AI.

Abdulla AlShimmari, CEO dan Pendiri HCMS.ai dan seorang tokoh di Core42, menekankan pentingnya AI dalam pembuatan konten, dengan menyatakan bahwa lebih dari 40% pembuat konten menggunakan AI dan konten generatif. Beliau menepis kekhawatiran akan hilangnya pekerjaan, dan menyoroti AI sebagai alat yang meningkatkan kreativitas manusia. Dr. AlShimmari berbagi wawasan tentang kemajuan Core42 dalam meningkatkan "Jais," model Bahasa Arab Besar dengan kualitas terbaik di dunia.

Khaled Zaatarah, pendiri dan CEO 360VUZ, menekankan peran AI dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan mengumumkan kolaborasi dengan Apple dalam produk Apple Vision Pro. Panel ini secara kolektif menggarisbawahi gagasan bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan sekutu yang kuat bagi para pemikir kreatif.

Hari kedua pertemuan 1 Billion Followers terbukti menjadi tempat berkumpulnya berbagai ide, mendorong dialog tentang berbagai topik termasuk AI dan kreativitas, memetakan arah masa depan di mana pendidikan dapat diakses dalam semua bahasa karena manusia dan mesin berkolaborasi dalam mengejar inovasi.

https://wam.ae/article/b13jj6m-museum-the-future-stage-empowers-billion-followers