DUBAI, 16 Januari 2024 (WAM) - Mengikuti arahan dari Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA serta Penguasa Dubai, Mohammed bin Rashid Al Maktoum Global Initiatives (MBRGI) mengumumkan bahwa mereka telah menyumbangkan AED43 juta (lebih dari USD11.7 juta) dalam bentuk bantuan pangan langsung untuk Gaza, bekerja sama dengan Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP), sehingga total dukungan keuangan yang disumbangkan oleh MBRGI kepada WFP mencapai AED230 juta (lebih dari USD62,6 juta) sejak dimulainya kerja sama kedua belah pihak pada tahun 2021.
Pengumuman ini disampaikan saat MBRGI menandatangani perjanjian dengan WFP di hadapan Direktur Eksekutif WFP Cindy McCain, di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF), yang berlangsung di Davos, Swiss pada tanggal 15-19 Januari.
Berdasarkan perjanjian tersebut, MBRGI akan memberikan kontribusinya kepada WFP, untuk bantuan pangan langsung yang akan diberikan kepada lebih dari satu juta orang di Gaza.
MBRGI juga menandatangani perjanjian lain dengan WFP, untuk mengimplementasikan proyek-proyek pangan berkelanjutan dan menyalurkan bantuan pangan kepada segmen yang lebih luas dari mereka yang paling membutuhkan. Kedua perjanjian tersebut ditandatangani oleh Yang Mulia Mohammad Al Gergawi, Sekretaris Jenderal Mohammed bin Rashid Al Maktoum Global Initiatives dan Cindy McCain, Direktur Eksekutif WFP.
Delegasi MBRGI, yang dipimpin oleh Mohammad Al Gergawi, mengadakan pertemuan di sela-sela WEF dengan delegasi World Food Programme, yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif WFP, Cindy McCain, di mana mereka mendiskusikan prospek kerja sama untuk memenuhi tujuan bersama dalam membantu penduduk yang kurang beruntung secara global, dan mengimplementasikan proyek-proyek pangan yang berkelanjutan di berbagai negara.
Dalam pertemuan tersebut, Yang Mulia Al Gergawi membahas beberapa inisiatif kemanusiaan yang dipimpin oleh UEA di Jalur Gaza, yang bertujuan untuk membantu warga Palestina di tengah kondisi yang menantang yang mereka jalani akibat peristiwa saat ini. Kedua belah pihak juga membahas perluasan kemitraan mereka untuk memberikan bantuan pangan langsung kepada segmen penerima manfaat yang lebih luas di Gaza.
Mohammad Al Gergawi, Sekretaris Jenderal Mohammed bin Rashid Al Maktoum Global Initiatives (MBRGI) mengatakan: "Mengikuti arahan dari Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA serta Penguasa Dubai, MBRGI terus memberikan bantuan pangan bagi warga Palestina di Gaza di tengah kondisi kemanusiaan yang mengerikan yang mereka hadapi akibat peristiwa baru-baru ini.
"Kontribusi MBRGI baru-baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UEA untuk mendukung warga Palestina dan membantu mereka yang terkena dampak di Gaza. Perjanjian dengan WFP akan membantu memperluas jangkauan bantuan pangan langsung oleh WFP untuk menjangkau satu juta orang di Gaza," tambahnya.
Al Gergawi juga mencatat bahwa perjanjian yang ditandatangani dengan WFP untuk meluncurkan proyek-proyek pangan berkelanjutan merupakan langkah penting dalam perjalanan panjang kerja sama bilateral untuk memenuhi visi bersama dan tujuan menyediakan solusi jangka panjang untuk ketahanan pangan guna mendukung populasi yang kurang mampu, sekaligus berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, termasuk tujuan Tanpa Kelaparan pada tahun 2030.
Samer Abdeljaber, Kepala Perwakilan WFP di Palestina, mengatakan, "Kontribusi yang sangat besar ini datang di saat yang sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi yang terus meningkat bagi warga Palestina yang terkena dampak konflik. Ini akan mendukung upaya WFP dalam memberikan bantuan pangan yang menyelamatkan jiwa kepada warga sipil yang menghadapi tingkat kerawanan pangan yang kritis di Jalur Gaza. Hal ini juga menandakan perpanjangan dari kolaborasi yang telah berlangsung lama antara MBRGI dan WFP."
Laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan dan Gizi Terpadu (IPC) terbaru menyoroti tingkat kerawanan pangan yang mengkhawatirkan di Gaza, dengan seluruh penduduk menghadapi krisis atau tingkat kerawanan pangan akut yang lebih buruk. Laporan tersebut memperingatkan adanya potensi kelaparan jika kondisi saat ini terus berlanjut.
WFP telah menyediakan makanan untuk orang-orang di dalam Gaza setiap hari sejak 7 Oktober dan menjangkau lebih dari 900.000 orang dengan bantuan makanan pada bulan Desember.
Pada bulan Juli 2023, sebuah laporan berjudul 'Keadaan Ketahanan Pangan dan Gizi di Dunia', yang diterbitkan bersama oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian (IFAD), UNICEF, WHO, dan WFP, memperkirakan jumlah rata-rata orang yang menderita kelaparan pada tahun 2022 mencapai 735 juta, meningkat 122 juta orang dibandingkan dengan tahun 2019. Laporan tersebut memperingatkan prospek suram untuk tidak dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu Tanpa Kelaparan pada tahun 2030.
Didirikan pada tahun 2015, MBRGI menaungi puluhan inisiatif, proyek, dan yayasan yang diluncurkan oleh Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum di bawah lima pilar utama: Bantuan Kemanusiaan, Pengendalian Penyakit Kesehatan, Menyebarkan Pengetahuan Pendidikan, Kewirausahaan Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Pada tahun 2022, MBRGI menghabiskan AED1,4 miliar untuk memberikan manfaat bagi 102 juta orang di 100 negara, di mana AED910 juta di antaranya dihabiskan untuk inisiatif Bantuan Bantuan Kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi 30,2 juta orang.