Kerajaan Keluarga yang Merintis Sektor Real Estat, Perawatan Kesehatan, Ritel, dan Kuliner

SHARJAH, 19 Januari 2024 (WAM) - Sharjah Entrepreneurship Centre menyelenggarakan Sharjah Entrepreneurship Festival (SEF), pada tanggal 3-4 Februari 2024, di Sharjah Research Technology and Innovation Park.

Diadakan dengan tema Our Shared Canvas, festival ini akan menampilkan perspektif inspiratif dari empat keluarga perintis. Keluarga-keluarga ini telah membangun bisnis yang sukses dan memupuk warisan semangat kewirausahaan yang menjangkau lintas generasi.

Mencakup berbagai industri seperti perawatan kesehatan, real estat, ritel, FB, dan banyak lagi, kisah-kisah mereka, yang merupakan bagian integral dari lanskap ekonomi negara ini, menawarkan wawasan yang berharga mengenai dinamika dan keragaman bisnis yang dijalankan keluarga serta tantangan dan peluang yang mereka hadapi di wilayah yang berkembang pesat ini.

Sebuah nama yang identik dengan cakrawala Dubai yang ikonik, keluarga Alabbar mewujudkan ambisi dan dorongan kewirausahaan. Dalam sesi "What it Takes to Build An Empire," Mohammad Alabbar, pendiri Emaar Properties yang visioner, dan keajaiban arsitektur lainnya, akan menawarkan kelas master dalam mengubah mimpi menjadi kenyataan. Putrinya, Mouza Al Abbar, salah satu pendiri Alabbar Enterprises, akan tampil di panggung dalam "The Nation's Trailblazers," membagikan perjalanannya dalam mengukir prestasi di dunia ritel dan mode.

Kehebatan wirausaha keluarga Kotikollon dicontohkan melalui perusahaan mereka, KEF Holdings, konglomerat diversifikasi yang dipimpin oleh Faizal E. Kottikollon dan istrinya, Shabana Faizal. Mulai dari membangun rumah sakit dan sekolah hingga membangun penginapan mewah dan perdagangan industri, KEF Holdings mendisrupsi berbagai industri seperti real estat, perawatan kesehatan, logistik, dan perdagangan, sambil membangun warisan inovasi dan dampak sosial untuk masa depan yang lebih cerah. Dalam sesi "Membangun Legenda dan Warisan melalui Bisnis Keluarga", mereka akan berbagi kebijaksanaan yang diperoleh dari pengalaman selama lebih dari 28 tahun.

Juga akan ada dua sesi yang menampilkan putri dan putra mereka yang juga telah mengambil langkah di jalur kewirausahaan menuju kebesaran.

Dalam sesi "Two of a Kind: Entrepreneurial Siblings," kakak beradik Sophiya dan Sara Faizal dari 'Paus Dubai' akan mendiskusikan keharmonisan dan kesibukan yang mendorong kerajaan fesyen yang dibangun oleh keluarga mereka.

Juara lingkungan Zach Faizal, pendiri 'Peec' - yang merekayasa ulang jalur menuju e-mobilitas, memberikan kendaraan yang sudah tidak terpakai lagi sebuah kehidupan baru di jalan raya yang ramah lingkungan - akan mengambil alih kemudi, membagikan visinya yang mengganggu untuk masa depan yang lebih ramah lingkungan di jalur cepat e-mobilitas pada sesi "Menghidupkan Kembali Mesin E-mobilitas."

Di luar ikatan keluarga, ikatan kuat yang dibangun di atas semangat bersama dan semangat kewirausahaan menyatukan Salam Dakkak dan Nada Darraj, kekuatan pendorong di balik Bait Maryam, sebuah perusahaan budaya yang terkenal. Sesi mereka, "Like Mother, Like Daughter: Ikatan melalui Kewirausahaan," melampaui generasi, menampilkan kekuatan bimbingan dan kekuatan ikatan keluarga yang abadi. Saat mereka berbagi kisah tentang ketekunan dan hubungan budaya, mereka bertujuan untuk menginspirasi generasi baru wirausahawan wanita untuk mendobrak batasan dan mengklaim tempat yang selayaknya di dunia bisnis.

Dalam "Tim AngelWolf: Sebuah Kisah Inklusi dan Dampak," Nick dan Tia Watson menampilkan perjalanan mereka dalam dunia balap inklusif. Nick, yang beralih dari Marinir Kerajaan Inggris ke triatlon inklusif, mendirikan 'Team AngelWolf' untuk memerangi pengucilan, yang terinspirasi dari kelainan kromosom langka yang diderita putranya, Rio. Tia, atau Little Wolf, unggul dalam triatlon, mengadvokasi inklusi bersama Rio. Sesi mereka di SEF 2024 menyoroti narasi inspiratif mereka tentang ketangguhan dan kekuatan hidup inklusif.

Dalam "Two of a Kind: Saudara Kandung Wirausaha," Saleh dan Alawi Al Braik mendiskusikan jalur kewirausahaan mereka yang berbeda. Alawi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap industri FB UEA dengan usaha inovatif dan merek makanan, sementara Saleh memiliki keahlian di bidang pemasaran, komunikasi, dan acara, dengan fokus pada industri kesehatan, kebugaran, dan kebugaran. Sesi mereka menawarkan wawasan tentang sinergi saudara kandung dalam kewirausahaan, yang mencerminkan komitmen mereka terhadap inovasi dan keunggulan dalam bisnis.

Setiap keluarga mewakili babak unik dalam perjalanan kewirausahaan bangsa ini, sebuah contoh dari kekuatan nilai-nilai bersama, dan pengejaran inovasi tanpa henti yang menggemakan tema tahun ini "Our Shard Canvas".

Saat mereka naik ke atas panggung, mereka akan membagikan perjalanan mereka sambil menyalakan percikan api di hati para calon wirausahawan, membuktikan bahwa keluarga dapat menjadi fondasi utama sebuah kerajaan.