ABU DHABI, 22 Januari 2024 (WAM) - Dalam kapasitasnya sebagai Penguasa Abu Dhabi, Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA, telah mengeluarkan undang-undang yang membentuk Dewan Kecerdasan Buatan dan Teknologi Canggih (AIATC).
Dewan ini akan bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan penelitian, infrastruktur, dan investasi dalam kecerdasan buatan dan teknologi canggih di Abu Dhabi.
Yang Mulia juga telah mengeluarkan resolusi yang menunjuk anggota dewan baru tersebut. Resolusi Penguasa menunjuk Yang Mulia Sheikh Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, Wakil Penguasa Abu Dhabi, sebagai Ketua AIATC, dan Yang Mulia Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Ketua Dewan Eksekutif Abu Dhabi, sebagai Wakil Ketua.
Resolusi tersebut juga menunjuk Khaldoon Khalifa Al Mubarak, Jassem Mohamed Bu Ataba Al Zaabi, Faisal Abdulaziz Al Bannai, dan Peng Xiao sebagai anggota AIATC.
Pembentukan AIATC mencerminkan keyakinan yang kuat akan pentingnya kepemimpinan teknologi dalam membangun ekonomi masa depan. Dewan ini akan mengembangkan rencana dan program penelitian bekerja sama dengan mitra lokal dan global untuk meningkatkan status Abu Dhabi di bidang kecerdasan buatan dan teknologi canggih. Hal ini melengkapi strategi Abu Dhabi untuk memposisikan emirat ini sebagai pusat investasi, kemitraan, dan talenta terkemuka di dunia di sektor ini.
Pembentukan AIATC merupakan perwujudan dari visi berani Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA, dan arahan bijak Yang Mulia yang menekankan pentingnya sektor-sektor di masa depan. Dewan ini akan berkontribusi dalam meningkatkan dan memastikan kelanjutan pembangunan dan kemakmuran ekonomi pasca-hidrokarbon.