Presiden Konferensi Waligereja Austria Menekankan Pentingnya Dokumen Persaudaraan Manusia

VIENNA, 6 Februari 2024 (WAM) -- Kardinal Christoph Schönborn, Presiden Konferensi Waligereja Austria, menekankan pentingnya Dokumen Persaudaraan Manusia yang ditandatangani di ibu kota UEA, Abu Dhabi, pada tanggal 4 Februari 2019, oleh Yang Mulia Imam Besar Al-Azhar Ahmad Al-Tayyeb, dan Yang Mulia Paus Fransiskus, Kepala Gereja Katolik, dalam mempromosikan hidup berdampingan secara damai. Ia memuji upaya yang dilakukan untuk menerbitkan dokumen yang menyatukan masyarakat.

Kardinal Schönborn mengatakan hal ini dalam konferensi internasional yang diadakan kemarin di ibu kota Austria, Wina, dalam rangka peringatan lima tahun Dokumen Persaudaraan Manusia, yang diserukan oleh Komisi Agama Dunia Konferensi Waligereja Austria.

Kardinal Schönborn menekankan bahwa dialog antaragama adalah bagian penting dari hidup berdampingan, dengan menyatakan, “Tanpa cinta, tidak ada dialog atau persaudaraan.”

Ia menunjuk pada dimasukkannya nilai cinta sebagai hal mendasar, pada akhir Dokumen Persaudaraan Manusia setebal lima halaman. Ia juga menggambarkan hak-hak yang disoroti dalam dokumen tersebut sebagai hal yang sangat penting.

Pada gilirannya, Umit Vural, ketua Komunitas Keagamaan Islam Austria (IGGO), menekankan pentingnya perdamaian dan keamanan dalam masyarakat, dan pentingnya kontribusi agama dalam membangun jembatan dan mendorong dialog. Dia berkata, “Dokumen ini memperkuat pemahaman kita yang lebih baik satu sama lain dan upaya kita bersama untuk mencapai perdamaian.”