DUBAI, 11 Februari 2024 (WAM) -- Dalam operasi larut malam, Kepolisian Dubai melalui Kantor Polisi Pelabuhan dan Pusat Sayap Udara berhasil menyelamatkan delapan pelaut setelah perahu nelayan mereka bertabrakan dengan kapal kargo komersial, sehingga mengakibatkan puing-puing kapal dan berbagai luka pada tiga awak kapal. Korban luka segera diterbangkan ke Rumah Sakit Rashid di Dubai untuk perawatan.
Brigadir Dr. Hassan Suhail Al Suwaidi, Direktur Kantor Polisi Pelabuhan, melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi pada larut malam ketika sebuah kapal kargo komersial bertabrakan dengan sebuah kapal nelayan yang membawa delapan pelaut menuju tepi laut pasar ikan Dubai.
Dampaknya memaksa kapal hanyut sejauh dua mil laut sebelum kapal kargo berhenti, menyebabkan kapal penangkap ikan pecah. Tiga pelaut menderita berbagai luka dan segera diangkut oleh Sayap Udara Polisi Dubai ke Rumah Sakit Rashid, sementara tim penyelamat laut menyelamatkan kapal tersebut. tersisa lima pelaut.
“Kapal kargo, karena ukurannya yang sangat besar, tidak dapat memasuki pelabuhan. Kapal penyelamat laut kami dengan cepat mengevakuasi para pelaut dari kapal dan memindahkan mereka ke stasiun meskipun kondisi cuaca menantang dan gelombang tinggi yang disebabkan oleh angin kencang,” tambah Al Suwaidi. .
Ia juga memperingatkan para pengunjung laut agar tidak mengabaikan peringatan cuaca, terutama pada saat kondisi laut dapat berubah dengan cepat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dan potensi tenggelam, terutama bagi mereka yang tidak pandai berenang atau meremehkan bahaya ini.
Lebih lanjut, Al Suwaidi mendorong para kapten kapal dan perahu untuk mendaftar layanan "Sail Safely" yang tersedia di aplikasi Polisi Dubai. Fitur ini memungkinkan mereka memasukkan rencana perjalanan dan tujuan yang diharapkan, memfasilitasi bantuan darurat dan pelacakan lokasi jika diperlukan. Dia menekankan bahwa layanan tersebut menyertakan tombol SOS untuk sinyal marabahaya segera.