DUBAI, 12 Februari 2024 (WAM) - Dr. Ali Rashid Al Nuaimi, Ketua Komite Pertahanan, Dalam Negeri, dan Urusan Luar Negeri Dewan Nasional Federal (FNC), menegaskan bahwa kualitas dan keragaman peserta dalam KTT Pemerintah Dunia (WGS) mencerminkan kemampuan UEA untuk menyatukan dunia dalam satu atap pada saat dunia mengalami konflik, krisis, fragmentasi, dan berbagai polarisasi.
Dia mencatat bahwa KTT ini akan menjadi tuan rumah bagi sekitar 4.000 peserta, termasuk pejabat pemerintah, perwakilan sektor swasta, dan para pemimpin intelektual dan teknologi, yang dia gambarkan sebagai "tantangan nyata".
Dalam sebuah pernyataan kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di sela-sela WGS, Dr. Al Nuaimi mengatakan bahwa tema KTT tersebut merupakan prioritas nasional bagi setiap negara dan memiliki dimensi masa depan, menekankan bahwa kepemimpinan UEA yang bijaksana sangat ingin membangun kemitraan dengan semua pihak, terutama dalam isu-isu yang memengaruhi umat manusia secara keseluruhan.
Dia menyoroti pengalaman UEA yang luas dalam menyelenggarakan KTT pemerintah global dan kemampuannya untuk mengubah apa yang dibahas dalam KTT ini menjadi program, proyek, dan kemitraan, yang merupakan sesuatu yang diakui oleh para peserta, karena mereka melihat KTT ini sebagai nilai tambah yang membuka prospek masa depan bagi mereka.
Dia menunjukkan bahwa isu-isu yang dibahas, seperti kesehatan, pendidikan, industri, infrastruktur, dan lainnya, mempengaruhi masyarakat dan berdampak langsung pada kehidupan mereka. Dia juga mencatat bahwa upaya UEA untuk menciptakan budaya kerja pemerintah secara langsung terkait dengan melayani warga negara dan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan dan kontribusi.