Direktur Jenderal GCAA: Bandara UEA Melampaui Angka 134 Juta Penumpang pada Tahun 2023, Diproyeksikan Mencapai 140 Juta Penumpang pada Tahun 2024

ABU DHABI, 29 Februari 2024 (WAM) - Saif Mohammed Al Suwaidi, Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA), mengumumkan bahwa bandara-bandara UEA telah melampaui angka 134 juta penumpang di tahun 2023 dan diproyeksikan mencapai 140 juta pada tahun 2024.

Dia mengaitkan pencapaian ini dengan ketahanan dan daya saing sektor penerbangan UEA, yang telah mendapatkan kepercayaan internasional yang cukup besar.

Dalam sebuah pernyataan kepada Kantor Berita Emirat (WAM), Al Suwaidi menyoroti bahwa bandara-bandara UEA mencatat sekitar 38 juta kedatangan, 37,805 juta keberangkatan, dan 58,328 juta penumpang transit pada tahun 2023. Dia menekankan bahwa pertumbuhan ini didukung oleh kebangkitan pariwisata dan keberhasilan penyelenggaraan konferensi internasional besar menjelang akhir tahun.

Mengekspresikan optimisme untuk tahun 2024, Al Suwaidi mengantisipasi pertumbuhan lebih lanjut dalam lalu lintas penumpang yang berpotensi mencapai 140 juta. Dia menyebutkan ekspansi yang sedang berlangsung di bandara internasional, terutama peresmian Bandara Internasional Zayed - Terminal A dan perluasan saat ini di Bandara Internasional Al Maktoum. Perkembangan ini akan memungkinkan maskapai UEA untuk mengoperasikan lebih banyak penerbangan ke berbagai tujuan.

Al Suwaidi menggarisbawahi sektor penerbangan UEA yang kuat, dengan lebih dari 521 pesawat milik maskapai penerbangan nasional dan total 924 pesawat terdaftar di negara ini. Dia juga menyoroti kehadiran sejumlah perusahaan perawatan pesawat lokal dan asing, lembaga pelatihan, dan fasilitas medis khusus yang melayani penerbangan sipil.

Mengenai pesawat tanpa awak (UAV) untuk amatir, Al Suwaidi mencatat bahwa lebih dari 22.000 telah terdaftar di GCAA, tetapi operasinya masih ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Ke depannya, Al Suwaidi menguraikan proyek-proyek strategis yang berfokus pada peningkatan manajemen wilayah udara dan memastikan kelancaran arus lalu lintas udara. Lebih dari AED700 juta telah dialokasikan untuk meningkatkan layanan di Pusat Navigasi Udara Sheikh Zayed selama satu dekade ke depan.

Dia menyebutkan bahwa otoritas tersebut secara aktif mengimplementasikan berbagai proyek dan inisiatif transformatif yang bertujuan untuk secara langsung mendorong pengembangan ekonomi dan operasional sektor penerbangan.