ABU DHABI, 29 Februari 2024 (WAM) - Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk keras pasukan pendudukan Israel yang menargetkan ribuan warga Palestina di Jalur Gaza yang sedang menunggu kedatangan bantuan kemanusiaan dan bantuan, yang mengakibatkan tewasnya puluhan orang, dan melukai ratusan warga sipil tak berdosa.
UEA menyerukan penyelidikan yang independen dan transparan, serta hukuman bagi mereka yang bertanggung jawab, dan memperingatkan akan adanya bencana dan situasi kemanusiaan yang berbahaya.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas bencana kemanusiaan yang semakin parah di Jalur Gaza yang mengancam hilangnya nyawa warga sipil tak berdosa. Kementerian menekankan bahwa prioritas utama adalah mengakhiri eskalasi operasi militer dan mencapai gencatan senjata segera.
Kementerian menegaskan kembali posisi UEA yang menyerukan perlindungan warga sipil tak berdosa, dan fasilitasi pengiriman bantuan dan bantuan kemanusiaan yang segera, aman, berkelanjutan, dan tanpa hambatan. Kementerian lebih lanjut menekankan pentingnya implementasi penuh dan mendesak dari Resolusi Dewan Keamanan 2712 dan 2720.
Kementerian memperingatkan agar tidak memperburuk bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, dan menggarisbawahi pentingnya menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut, dan memperparah situasi di Wilayah Palestina yang Diduduki, sambil mencegah penyebaran regional yang berisiko menimbulkan kekerasan, ketegangan, dan ketidakstabilan lebih lanjut.
Kementerian menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memajukan semua upaya untuk mencapai perdamaian yang komprehensif dan adil, berdasarkan solusi dua negara dengan negara Palestina yang merdeka.