ABU DHABI, 5 Maret 2024 (WAM) - Neraca Bank Sentral Uni Emirat Arab (CBUAE) mencapai AED720,94 miliar pada akhir Desember 2023 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Menurut laporan neraca keuangan CBUAE pada Desember 2023, ini merupakan peningkatan 30,5% dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan AED552,55 miliar pada Desember 2022, atau meningkat AED168,4 miliar.
Secara bulanan, neraca bank sentral meningkat 7,7%, atau AED51,2 miliar, dari AED669,72 miliar pada November 2023.
Di sisi aset, CBUAE memiliki sejumlah besar sumber daya yang tersedia, dibuktikan dengan AED370,81 miliar dalam bentuk kas dan saldo bank. Hal ini diikuti dengan portofolio investasi yang substansial senilai AED217,55 miliar, yang menunjukkan pendekatan proaktif bank dalam mengelola asetnya. Simpanan dan pinjaman masing-masing menyumbang AED100,95 miliar dan AED2,1 miliar, sementara aset lainnya mencapai AED 29,53 miliar.
Beralih ke sisi liabilitas dan modal, kekuatan keuangan CBUAE semakin ditekankan. Mayoritas liabilitas dan modalnya berasal dari giro dan deposito, dengan total AED331,75 miliar. Hal ini menandakan basis pendanaan yang stabil, memastikan kemampuan bank untuk memenuhi kewajibannya. Obligasi tunai dan sertifikat deposito syariah menyumbang AED213,61 miliar, diikuti oleh uang kertas dan uang logam yang diterbitkan sebesar AED135,78 miliar. Modal dan cadangan mencapai AED19,87 miliar, dengan AED19,93 miliar untuk kewajiban lainnya.