Transaksi Real Estat di Sharjah Mencapai AED 3,1 Miliar Selama Bulan Februari

SHARJAH, 10 Maret 2024 (WAM) - Laporan Transaksi Real Estat dan Pergerakan Hipotek yang dikeluarkan oleh Departemen Registrasi Real Estat Sharjah mengungkapkan volume perdagangan sebesar AED 3,1 Miliar dengan 4.458 transaksi real estat pada bulan Februari 2024 di berbagai wilayah dan kota.

Hasil ini menunjukkan bahwa sektor real estat di Sharjah terus tumbuh dan berkembang secara signifikan, sementara proyek-proyek pembangunan di emirat telah menarik sejumlah besar dana dan investasi lokal, Arab, dan internasional, yang menghasilkan keuntungan yang tinggi bagi para investor.

Selain itu, dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Sharjah untuk sektor ini telah memberikan dampak positif yang sangat besar. Mulai dari serangkaian insentif, fasilitas yang berbeda untuk investor, pengusaha, dan pengembang real estat.

Jumlah total transaksi yang dilakukan selama bulan Februari telah mencapai 4.458 transaksi. Transaksi penjualan mencapai 1.048 yang mewakili 23,5 persen dari total transaksi. Transaksi KPR sebanyak 355 transaksi yang mewakili 8 persen dari total keseluruhan dengan nilai total AED 581,4 juta. Sisanya berjumlah 3.055 transaksi, yang mewakili 68,5 persen dari total jumlah transaksi.

Transaksi penjualan terjadi di 101 area yang tersebar di berbagai kota dan wilayah di Sharjah dengan total luas area mencapai 8,7 juta kaki persegi. Properti-properti tersebut meliputi perumahan, komersial, industri, dan lahan pertanian. Adapun jenis real estat yang diperdagangkan adalah 413 tanah yang diperjualbelikan, 328 unit dalam bentuk menara, dan 307 transaksi tanah kavling.

Kawasan "Muwailih Commercial" terus memimpin daftar kawasan dengan jumlah transaksi penjualan tertinggi di Sharjah, dengan mencatatkan 213 transaksi, disusul oleh "Rawdat Al-Qart" dengan 138 transaksi, kemudian kawasan "Al-Mazairah" dan "Al-Khan" dengan 77 transaksi.

Dalam hal volume perdagangan, area "Muwailih Commercial" juga menduduki posisi teratas, dengan volume perdagangan sebesar AED 382 juta, diikuti oleh "Um Fanain" dengan AED 109,5 juta, area "Al-Khan" dengan AED 84,2 juta, dan area "Al-Sajaa Industrial" dengan AED 83,3 juta.

Di Wilayah Tengah, transaksi paling banyak terkonsentrasi di "Al-Madina Al-Qasimia", dengan 8 transaksi, sedangkan wilayah tertinggi dalam hal volume perdagangan adalah "Blida" yang mencatatkan AED 13,4 juta.

Sedangkan untuk kota Khor Fakkan, area "Al-Bardi 4" menduduki posisi teratas dengan 11 transaksi, yang juga menduduki peringkat tertinggi dalam hal volume perdagangan di kota tersebut, mencapai AED 6,9 juta.

Terakhir, dan di kota Kalba, area "Sur Kalba Commercial" menjadi yang tertinggi, dengan 4 transaksi, sedangkan area "Al-Saaf 7" menjadi area tertinggi dengan volume perdagangan mencapai AED 1,5 juta.