Negara-negara BRICS Berkolaborasi untuk Memobilisasi Pendanaan Iklim di COP28

DUBAI, 3 Desember 2023 (WAM) Negara-negara BRICS secara aktif berkolaborasi untuk mempercepat keuangan berkelanjutan dalam kelompok tersebut dan melaksanakan proyek-proyek iklim dan keberlanjutan bersama. Upaya ini bergantung pada harmonisasi infrastruktur keuangan ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola).

Harmonisasi sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mengurangi hambatan aliran modal. Dalam situasi di mana sistem keuangan global gagal menyediakan investasi iklim inklusif yang memadai bagi negara-negara berkembang, inisiatif BRICS menjadi lebih penting.

Sesi yang membahas topik ini akan diadakan di Paviliun Rusia selama COP28 yang sedang berlangsung pada tanggal 6 Desember dengan judul, “Menjelang Kepresidenan BRICS Rusia: Mengembangkan kerja sama energi untuk transisi energi yang adil”. Sesi ini akan menyelidiki hasil-hasil BRICS Pekerjaan Platform Kerja Sama Penelitian Energi pada tahun 2023. Area fokusnya mencakup keamanan energi, pelatihan personel untuk sektor energi, pengembangan model transisi energi nasional, dan memetakan arah dialog energi selama Kepresidenan BRICS Rusia pada tahun 2024.

Sesi yang lebih komprehensif akan diadakan pada tanggal 12 Desember juga di paviliun Rusia bertajuk "Harmonisasi infrastruktur keuangan yang bertanggung jawab di negara-negara BRICS: Membuka jalan menuju masa depan bersama yang berkelanjutan". Para pembicara akan menjajaki tindakan bersama yang diperlukan untuk memobilisasi pendanaan iklim dan berkelanjutan. Selain itu, para peserta akan mendiskusikan peluang untuk mengembangkan dan menerapkan rekomendasi, standar, dan persyaratan umum di bidang keuangan berkelanjutan, yang selaras dengan prioritas pembangunan berkelanjutan negara-negara BRICS.

Sesi ini juga akan mengusulkan langkah-langkah penting menuju harmonisasi infrastruktur pendanaan LST. Panel yang terdiri dari pembicara terkemuka yang mewakili lembaga keuangan BRICS, pejabat pemerintah, dan lembaga penelitian terkemuka akan memimpin diskusi.
Saat Rusia bersiap untuk menjadi Presiden BRICS, Rusia tetap berkomitmen untuk terlibat dalam diskusi berkelanjutan dengan mitranya guna memastikan transisi energi yang adil.

Dengan bergabungnya UEA secara resmi ke BRICS baru-baru ini, kelompok ini memperkuat komitmennya terhadap tindakan multilateral dan dialog konstruktif. Platform ini memberikan suara yang kuat bagi negara-negara berkembang dan berkembang di panggung global.