SHARJAH, 8 Januari 2024 (WAM) - Yang Mulia Syeikh Dr. Sultan bin Mohammed Al Qasimi, Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, pada hari Senin, di Istana Kebudayaan, menyaksikan peluncuran kegiatan Edisi ke-20 Festival Puisi Arab Sharjah, yang diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan, dengan partisipasi lebih dari 70 penyair, kritikus, dan tokoh media pria dan wanita yang mewakili beberapa negara Arab. Kegiatannya akan berlanjut selama 7 hari hingga 14 Januari.
Di awal upacara, Yang Mulia Penguasa Sharjah menyaksikan rekaman materi yang berhubungan dengan kehidupan para penyair yang dihormati di festival tersebut, menyoroti pencapaian mereka yang paling menonjol, karya puisi terpenting mereka, dan upaya tak kenal lelah mereka di dunia. Puisi Arab, yang membuat mereka dinobatkan dengan Penghargaan Sharjah untuk Puisi Arab.
Para penyair juga memuji peran Sharjah dan Penguasanya dalam mendukung puisi di dunia Arab melalui rumah puisi, festival puisi, dan merayakan serta menghormati penyair.
Yang Mulia Penguasa Sharjah kemudian memberikan penghargaan kepada dua tokoh festival peraih Penghargaan Sharjah Puisi Arab Tahun 2024 edisi ke-12, yaitu Ali Al Shaali dari Uni Emirat Arab dan Arif Al Saadi dari Republik Irak.
Yang Mulia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Penghargaan Sharjah untuk Kritik Puisi Arab dalam edisi ketiganya. Kritikus Tunisia Al-Moncef Al-Wahaibi memenangkan tempat pertama, kritikus Maroko Anouar Benyaish memenangkan tempat kedua, dan kritikus Maroko Al Hussein Benbada memenangkan tempat ketiga.
Dalam acara tersebut, Yang Mulia mendengarkan pembacaan puisi yang dibawakan oleh penyair Ali Al Shaali dari UEA, dan penyair Arif Al Saadi dari Republik Irak.
Festival Puisi Arab Sharjah edisi kedua puluh akan diadakan selama 7 hari dengan partisipasi 70 penyair, kritikus dan tokoh media yang mewakili berbagai negara Arab. Festival ini menawarkan serangkaian acara yang beragam dan istimewa, dengan menyaksikan beberapa malam dan sesi puisi.
Edisi kali ini juga akan menampilkan penandatanganan kumpulan puisi baru yang diterbitkan oleh Departemen Kebudayaan Sharjah, dan penyelenggaraan acara intelektual yang dibahas oleh 7 kritikus Arab tentang perkembangan bahasa puisi Arab. Festival ini akan berpindah ke kota Khorfakkan pada hari ketujuh sebagai bagian dari malam puisi di Dewan Sastra Khorfakkan.
Festival Puisi Arab Sharjah berkontribusi untuk melestarikan fondasi dasar puisi dan memelihara warisan puisi, yang berkontribusi untuk memperkaya arena puisi dengan produksi sastra puisi khusus dengan merangkul penyair dan pecinta puisi serta menyelenggarakan forum malam puisi dengan partisipasi penyair dan kritikus dari dunia Arab yang menerangi malam-malam Emirates dengan puisi dan memperkaya program intelektual festival tersebut.
Upacara pembukaan disaksikan oleh Syekh Mohammed bin Humaid Al Qasimi, Ketua Departemen Statistik dan Pengembangan Masyarakat, Dr. Abdullah bin Mohammed Belhaif Al Nuaimi, Ketua Dewan Permusyawaratan Sharjah, Rashid Ahmed bin Al Shaikh, Ketua Pengadilan Penguasa, Mayor Jenderal Saif Al Zari Al Shamsi, Panglima Polisi Sharjah, Abdullah Mohammed Al Owais, Ketua Departemen Kebudayaan, Dr. Mansour bin Mohammed bin Nassar, Ketua Departemen Hukum Pemerintah Sharjah, Khalid bin Jasem Al Midfa, Ketua Otoritas Pengembangan Pariwisata dan Perdagangan Sharjah, Ali Ahmed Bu Ghazin, Ketua Otoritas Sumber Daya Ikan Sharjah, Mohammed Obaid Al Zaabi, Ketua Departemen Protokol, dan sejumlah pejabat senior dan anggota Dewan Permusyawaratan Sharjah, serta sekelompok penulis, intelektual, penyair dan pecinta puisi.