Sektor Perbankan UEA Menunjukkan Ketahanan di Tengah Tantangan Global

ABU DHABI, 17 Januari (WAM) -- Jamal Saleh, Direktur Jenderal Federasi Bank UEA (UBF), menggarisbawahi kekuatan sektor perbankan UEA dalam menghadapi tantangan global. Saleh mengaitkan keberhasilan ini dengan strategi efektif yang diterapkan oleh Bank Sentral UEA (CBUAE), yang menetapkan kerangka kerja untuk pertumbuhan sektor yang berkelanjutan.

Berbicara pada pertemuan meja bundar yang diadakan kemarin, Saleh menyoroti komitmen CBUAE untuk menegakkan peraturan yang kuat, menjaga integritas sektor perbankan terhadap tantangan yang dihadapi oleh bank-bank besar global. Mengekspresikan keyakinannya terhadap pencapaian berkelanjutan di sektor ini, Saleh mengungkapkan pertumbuhan luar biasa sebesar 1.200% selama dua dekade terakhir, yang menandakan peningkatan dua belas kali lipat.

Di bawah pengawasan CBUAE, sektor perbankan nasional mempertahankan tingkat efisiensi modal, alokasi, dan cadangan yang mengesankan, memastikan kepatuhan terhadap standar tata kelola, transparansi, dan manajemen risiko yang tinggi.

Saleh juga mengungkapkan bahwa kepercayaan nasabah terhadap sektor perbankan Emirat sedang meningkat, dengan tingkat kepercayaan nasabah sebesar 84% pada tahun 2022, menurut survei indeks kepercayaan tahunan UBF.

Menanggapi pertanyaan mengenai ekspektasi suku bunga pada tahun 2024, Saleh berkomentar, “Federal Reserve AS diperkirakan akan menyesuaikan suku bunga tiga atau empat kali pada tahun ini, namun fleksibilitas sektor perbankan lokal memposisikannya untuk beradaptasi secara mulus terhadap tingkat suku bunga rendah dan tinggi. -skenario suku bunga.”

Menekankan komitmen UBF terhadap lingkungan perbankan yang aman dan lancar, Saleh menegaskan kepatuhan terhadap standar global dalam transparansi, tata kelola, dan kepatuhan. Dikenal karena inovasi dan pemanfaatan teknologinya, sektor perbankan Emirat beroperasi di bawah pengawasan bank sentral, dan memastikan sektor tersebut tetap mengikuti kemajuan teknologi.