DAVOS, 20 Januari (WAM) -- Pemerintah UEA, pada saat berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia ke-54 di Davos, Swiss, meluncurkan Global TradeTech Sandbox, sebagai bagian dari Inisiatif TradeTech, dalam kemitraan dengan Kementerian Ekonomi, Departemen Pembangunan Ekonomi Abu Dhabi, dan Forum Ekonomi Dunia (WEF).
Hal ini diwujudkan melalui nota kesepahaman yang ditandatangani pada WEF di hadapan Mohammad bin Abdullah Al Gergawi, Menteri Urusan Kabinet, dan Klaus Martin Schwab, Pendiri dan Ketua Eksekutif WEF. MoU tersebut ditandatangani oleh Dr. Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri, Ahmed Al Jasim Al Zaabi, Ketua Departemen Pembangunan Ekonomi Abu Dhabi, dan Sean Doherty, Kepala Perdagangan Internasional dan Investasi, dan Anggota dari Komite Eksekutif WEF.
TradeTech Sandbox bertujuan untuk memicu inovasi dalam teknologi perdagangan dan menetapkan praktik terbaik untuk penerapannya secara global. Hal ini dapat dicapai dengan menerapkan kerangka peraturan yang fleksibel dan berwawasan ke depan yang membuka potensi teknologi ini. Dengan menyederhanakan interaksi antara eksportir, perusahaan logistik, pelabuhan, regulator, dan pejabat bea cukai, hal ini akan menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih lancar dan efisien.
Al Zeyoudi berkata: “Adopsi teknologi maju semakin cepat di berbagai sektor, dan penting bagi perdagangan internasional untuk mengimbangi perkembangan ini lebih dari sebelumnya. Kita perlu mengevaluasi kembali kerangka peraturan saat ini untuk mengimbangi transformasi digital dan menghadapi masa depan.”
Ia menambahkan: "Global TradeTech Sandbox dirancang untuk mengikuti perkembangan teknologi di segala bidang, untuk menyediakan sarana bagi start-up untuk mengakses pasar. Sandbox ini juga menyediakan platform yang dapat digunakan untuk mengadopsi kebijakan regulasi berwawasan ke depan yang beradaptasi dengan masa depan. , meningkatkan inovasi, melindungi pemangku kepentingan, dan memastikan fleksibilitas sistem perdagangan global."
Menteri meminta para inovator di bidang teknologi perdagangan global untuk mengunjungi Uni Emirat Arab dan memanfaatkan lingkungan bisnisnya untuk mengembangkan, menyempurnakan, dan menyebarkan inovasi mereka yang akan merangsang pertumbuhan perdagangan global dan meningkatkan kontribusinya dalam mencapai pembangunan komprehensif di sekitar dunia, sejalan dengan aspirasi dunia pada abad ke-21.
Sementara itu, Ahmed Al Jasim Al Zaabi, Ketua Departemen Pembangunan Ekonomi Abu Dhabi, mengatakan bahwa kemitraan ini dan kemitraan berpengaruh lainnya di kancah internasional menunjukkan komitmen UEA untuk menjadi ujung tombak solusi bagi kebangkitan otomatisasi di bidang logistik, dan menunjukkan kepemimpinan yang proaktif. dan membuka jalan bagi sistem perdagangan global yang lebih efisien dan adil.
“Inisiatif ini mewujudkan pentingnya upaya kolaboratif dalam membentuk masa depan yang lebih baik bagi semua. Dengan mengadopsi kebijakan yang berani dan membina kemitraan internasional, UEA memberikan contoh yang kuat dalam kepemimpinan proaktif dalam menghadapi perubahan ekonomi global,” tambahnya.