ABU DHABI, 25 Januari 2024 (WAM) - Dr. Mohamed Hamad Al Kuwaiti, Ketua Dewan Keamanan Siber UEA, menekankan pentingnya keamanan siber dalam mengamankan sistem tak berawak dan otonom yang mengandalkan teknologi modern, memastikan keberlanjutan, pengembangan, dan kinerjanya yang aman.
Dalam pernyataannya kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di sela-sela pameran UMEX dan SimTEX, ia mengatakan bahwa acara internasional ini mencerminkan posisi global UEA yang terdepan sebagai pusat sistem tanpa awak dan teknologi canggih.
Dia menunjukkan bahwa transformasi digital yang mengandalkan teknologi kecerdasan buatan telah menyentuh semua sektor dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendukung bisnis, sehingga mendorong pembangunan berkelanjutan menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
Dr. Al Kuwaiti memuji partisipasi lokal, internasional, dan regional yang luas dalam acara ini, selain pemerintah dan entitas akademis, menyoroti kehadiran mahasiswa dan keingintahuan mereka untuk mempelajari teknologi terbaru, yang meningkatkan budaya keamanan siber di antara institusi, pengguna, pengembang, dan perancang, terutama pengguna sistem tanpa awak.
Dr. Al Kuwaiti mengatakan bahwa partisipasi Dewan Keamanan Siber UEA dalam pameran ini berada dalam kerangka kerja untuk meningkatkan kerja sama dengan entitas lokal, regional, dan internasional yang peduli dengan keamanan siber, selain menyoroti keamanan sistem tak berawak dan kecerdasan buatan serta teknologi modern yang menjadi tumpuan mereka.
Pameran UMEX dan SimTEX diselenggarakan oleh Abu Dhabi National Exhibitions Company (ADNEC), bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan UEA, dan berlangsung hingga 25 Januari. Acara ini menyediakan platform untuk mendiskusikan perkembangan, tren, dan inovasi terbaru di sektor UAS (sistem pesawat tak berawak).