DUBAI, 10 Februari 2024 (WAM) - Kecerdasan Buatan dan batas-batas berikutnya adalah salah satu tema utama yang akan dibahas dalam KTT Pemerintah Dunia (WGS) 2024 yang akan datang, yang diselenggarakan di Dubai pada tanggal 12-14 Februari, karena dampaknya yang mendalam di berbagai sektor utama, dan potensi transformasi besar yang dapat dibawanya ke masyarakat di seluruh dunia.
World Governments Summit (WGS) akan menjadi tuan rumah bagi lebih dari 100 tokoh dan pemimpin perusahaan AI raksasa dan akan mempertemukan para pemilik bisnis, pakar, dan pemain utama di bidang AI, bersama dengan para pemimpin pemerintahan dalam pertemuan yang bertujuan untuk menghasilkan solusi yang memberdayakan pemerintah agar dapat mengimbangi perkembangan AI serta siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan potensinya yang luar biasa.
Pertemuan tersebut juga bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja untuk menghadapi tantangan AI melalui dialog dan kemitraan.
Para Menteri dari Seluruh Dunia
World Governments Summit (WGS) akan menjadi tuan rumah bagi beberapa pemimpin utama pemerintah dan pejabat organisasi internasional yang terlibat dalam teknologi canggih dan AI, termasuk Dr. Amr Talaat, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi di Mesir; Ulvi Mehdiyev, Ketua Badan Negara untuk Layanan Publik dan Inovasi Sosial Azerbaijan; Mohamed Abdallahi Louly, Menteri Transformasi Digital dan Inovasi Mauritania; dan Kathi Vidal, Wakil Menteri Perdagangan untuk Kekayaan Intelektual Amerika Serikat dan Direktur Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO).
Selain itu, hadir pula para pemimpin perusahaan-perusahaan AI raksasa, termasuk pengembang Chat GPT dan CEO Open AI Sam Altman; Yann LeCun, Wakil Presiden dan Kepala Ilmuwan AI di Meta; Jensen Huang, Pendiri dan CEO NVIDIA; Jack Hidary, CEO SandboxAQ; AJ Abdallat, CEO Beyond Limits; serta Werner Vogels, Chief Technology Officer di Amazon.
Daftar peserta WGS juga mencakup sejumlah pakar terkemuka, CEO dan pendiri perusahaan-perusahaan AI, teknologi canggih, dan aplikasi pintar, serta perintis integrasi AI.
Tren yang Berdampak pada Sektor Utama
Daftar pemangku kepentingan AI yang kuat di World Governments Summit menyoroti momentum global utama yang dinikmati oleh acara ini, serta dampaknya dalam membentuk tren global di sektor-sektor utama. Demikian pula, partisipasi yang sangat besar dalam berbagai sesi dan lokakarya membuktikan bahwa WGS telah menjadi platform global yang ideal dan terbesar bagi pemerintah, organisasi, dan bisnis untuk berbagi pengetahuan, menjalin kemitraan, serta menghasilkan konsep dan ide kreatif untuk memaksimalkan manfaat perubahan positif dan kemajuan global.
Agenda untuk Meningkatkan Peran Pemerintah
Agenda World Governments Summit penuh dengan sesi, lokakarya, dan acara sampingan yang membahas berbagai aspek AI dan aplikasinya. Forum Kecerdasan Buatan akan bertindak sebagai katalisator untuk kerja sama internasional dan kemitraan multisektor, yang selanjutnya mendorong kemajuan AI-sentris yang bertanggung jawab untuk kepentingan semua komunitas.
Forum ini bertujuan untuk mencapai konsensus global dalam mengembangkan dan mengadopsi prinsip-prinsip AI yang bertanggung jawab, dengan meluncurkan dialog global yang mempertemukan pejabat sektor swasta dan publik. Forum ini juga membahas peningkatan kemampuan AI dengan mengembangkan sektor pendidikan dan infrastruktur serta merumuskan kebijakan di masa depan.
Agenda WGS juga menampilkan dialog khusus dengan para pengembang program-program AI utama, diskusi panel tentang kemampuan pemerintah untuk mengikuti perkembangan AI, dan peran pemerintah dalam membentuk etika AI di masa depan.