DUBAI, 7 Februari 2024 (WAM) - Departemen Pertanahan Dubai (DLD) telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, yaitu 1,6 juta transaksi di berbagai kegiatan real estat mulai dari transaksi real estat hingga perjanjian sewa pada tahun 2023. Ini merupakan pertumbuhan yang luar biasa sebesar 16,9 persen dibandingkan dengan tahun 2022, yang menyumbang sekitar 1,368 juta transaksi.
Mengumumkan rincian kinerja yang memecahkan rekor tersebut, Marwan bin Ghalita, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal DLD, menekankan komitmen baru departemen tersebut untuk mendukung tujuan emirat dan UEA untuk membangun ekonomi paling aktif di dunia.
Bin Ghalita mengatakan, "Nilai transaksi real estat melebihi AED634 miliar dengan jumlah transaksi mencapai lebih dari 166.400 transaksi real estat pada tahun 2023. Hal ini menandai pertumbuhan sebesar 20 persen dari segi nilai dan 36 persen dari segi jumlah transaksi dibandingkan dengan tahun 2022. Investasi real estat juga menunjukkan kinerja yang luar biasa, dengan nilainya tumbuh sebesar 55 persen selama periode yang sama, mencapai sekitar AED412 miliar. Terdapat 157.798 investasi yang dikaitkan dengan 113.655 pemilik, termasuk 71.002 investor baru, yang menunjukkan peningkatan sebesar 20 persen. Selain itu, persentase investor non-residen meningkat menjadi 42 persen dari total investor baru.
Hasil yang memecahkan rekor ini menunjukkan kekuatan dan fleksibilitas kinerja ekonomi Dubai, Bin Ghalita menekankan. Kinerja yang mengesankan ini juga mencerminkan komitmen Departemen Pertanahan Dubai untuk memajukan visi strategisnya yang bertujuan untuk mencapai status sebagai pemimpin dunia dalam menarik investasi real estat. Dia menambahkan bahwa kinerja yang luar biasa dari sektor real estat akan berfungsi untuk mendukung dan mendorong tujuan ambisius Agenda Ekonomi Dubai, D33. Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, mengumumkan tujuan ambisius D33, termasuk aspirasi Dubai untuk mengamankan posisi di antara tiga besar ekonomi perkotaan di dunia.
Bin Ghalita menyatakan kebanggaannya atas hasil yang dicapai selama tahun 2023 dan menegaskan komitmen DLD untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor ini di tahun-tahun mendatang. Upaya-upaya tersebut, katanya, akan berkontribusi untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik sektor ini, selain menarik investor lokal dan global mengingat berbagai keuntungan investasi emirat dan infrastruktur canggih yang setara dengan standar global tertinggi.
Investor GCC, Arab, dan Asing
Menurut angka tahunan yang dirilis oleh DLD, 7.449 investor Teluk menyumbang 10.441 investasi senilai AED30,75 miliar. Investor Arab menambahkan hingga 13.248, menyuntikkan lebih dari AED29,23 miliar ke dalam 17.047 investasi. Investor asing menyumbangkan AED276,28 miliar dengan 90.753 di antaranya membeli 122.937 investasi.
Wanita terus membuat kehadiran mereka semakin terasa di sektor real estat di Dubai. Pada tahun 2023, jumlah investor wanita mencapai 38.059 dan mereka menghasilkan AED90,5 miliar di 46.725 investasi. Hal ini menandai pertumbuhan 53,9 persen dalam hal nilai, 42,5 persen dalam jumlah investor wanita, dan 39,8 persen dalam jumlah investasi dibandingkan dengan tahun 2022.
Hasil ini menyoroti optimisme baru seputar sektor real estat di Dubai dan prospeknya untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, menawarkan pilihan investasi yang beragam dan menarik sambil terus menginspirasi kepercayaan diri di antara investor lokal dan asing. Dubai Land Department, pada bagiannya, berkomitmen untuk memungkinkan komunitas real estat dengan menyediakan layanan real estat tanpa batas, legislasi yang efektif, data yang terintegrasi melalui kemitraan, infrastruktur digital terdepan, dan sumber daya manusia yang diberdayakan. Upaya ini berkontribusi dalam mencapai tujuan strategis DLD, yang terpenting di antaranya adalah kesiapan dan keberlanjutan masa depan sektor real estat.