Transformasi Digital: Pilar Strategi Arab Menuju Masa Depan

DUBAI, 13 Februari 2024 (WAM) - Transformasi digital merupakan pilar fundamental dalam strategi negara-negara Arab yang telah diluncurkan untuk bergerak menuju masa depan dan mencapai pembangunan berkelanjutan, berdasarkan ekonomi yang berkembang, masyarakat yang dinamis, dan bangsa yang ambisius. Ini termasuk, namun tidak terbatas pada, "Visi Saudi 2030", "Visi Mesir 2030", "Yordania 2025", "Visi Oman 2040", "Maroko 2035", dan "Kuwait 2035".

Visi-visi ini mewakili peta jalan yang ambisius dan jelas untuk menyelesaikan sejumlah proyek di berbagai sektor untuk mencapai pembangunan yang komprehensif dan berkelanjutan. Strategi ini juga menyaksikan pembaruan berkelanjutan dalam tujuan dan mekanisme, serta ditandai dengan fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi.

Transformasi digital didefinisikan sebagai proses mengintegrasikan dan mengadopsi teknologi digital di semua bidang pekerjaan, yang secara fundamental mengubah cara kerja berbagai sektor di berbagai bidang dan bagaimana mereka memberikan nilai tambah.

Sebuah laporan yang dirilis hari ini di KTT Pemerintah Dunia 2024, mengungkapkan bahwa keterampilan adalah salah satu tantangan terbesar bagi pegawai pemerintah.

Visi Arab untuk Ekonomi Digital, yang diluncurkan pada bulan Desember 2018 di Abu Dhabi, memberikan dorongan besar terhadap tren ini.

Universitas Digital Arab juga telah diluncurkan, yang merupakan platform digital terintegrasi untuk pendidikan dan pelatihan kejuruan. Ini akan berfungsi sebagai alat penting dan baru untuk menyebarkan pengetahuan dan ilmu pengetahuan di seluruh negara berkembang yang mencakup Timur Tengah, Afrika Utara, dan Afrika Barat. Arab Digital University percaya bahwa pendidikan adalah landasan dari mana pemerintah harus mulai membangun masa depan yang lebih baik bagi rakyatnya.

Visi Saudi 2030

Visi Saudi 2030 sangat berfokus pada sektor teknologi dan inovasi, yang merupakan salah satu faktor terpenting dalam mendorong pembangunan ekonomi dan mencapai kemajuan di berbagai bidang. Mencapai Visi 2030 membutuhkan investasi dalam teknologi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing dan mencapai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Program Transformasi Nasional berada di garis depan Visi 2030, yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur yang diperlukan dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan bagi sektor publik, swasta, dan nirlaba untuk mencapai Visi 2030 dengan berfokus pada keunggulan kinerja pemerintah dan mendukung transformasi digital.

Mesir Digital

Pada tahun 2018, Mesir meluncurkan Digital Egypt dan membentuk platform 'Digital Egypt Services' melalui data terpadu untuk lebih dari 100 basis data pemerintah. Platform ini menyediakan 170 layanan yang sepenuhnya otomatis, dan juga meluncurkan Visi Digital Mesir untuk Layanan Lintas Batas 2022-2026 untuk mendorong sektor ini ke jalur pertumbuhan yang lebih tinggi.

Visi Oman 2040

Visi Oman 2040 telah menempatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu sektor yang memungkinkan dan menstimulasi sektor ekonomi produktif dan jasa. Pemerintah Kesultanan Oman juga telah mengadopsi Program Nasional untuk Ekonomi Digital, yang mewakili arah strategis untuk membangun ekonomi digital yang berkembang yang secara efektif berkontribusi pada produk domestik bruto.

Yordania 2025

Kerajaan Hashemite Yordania telah mengembangkan strategi untuk transformasi digital pada tahun 2025, dan lebih dari 50% layanan pemerintah telah didigitalisasi. Yordania bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sektor digital terhadap PDB menjadi 15% dari 9,5% saat ini.

Kuwait 2035

Visi Kuwait 2035 terutama didasarkan pada transformasi digital, dan adopsi teknologi pintar dan digital untuk meningkatkan layanannya, mendorong ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup, selain meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung kinerja sektor-sektor utama. Kuwait juga telah meluncurkan inisiatif "Masar" untuk mempercepat laju transformasi digital di sektor pemerintahan.