Lesotho Akan Mendirikan Sekolah Digital Bekerja Sama dengan UEA untuk Mempersiapkan Komunitas Perintis Menteri Pendidikan

DUBAI, 14 Februari 2024 (WAM) - Dr. Ntoi Rapapa, Menteri Pendidikan dan Pelatihan Lesotho, menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengembangan pemerintah dan peningkatan keterampilan selama KTT Pemerintah Dunia (WGS) di Dubai. Ia menyampaikan aspirasi negaranya untuk merangkul digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan pelatihan.

Dalam pernyataannya kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di WGS, Dr. Rapapa memuji pertemuan ini sebagai platform terkemuka untuk membahas tata kelola pemerintahan, kecerdasan buatan, dan pendidikan digital. Dia mengungkapkan bahwa Lesotho telah menandatangani beberapa perjanjian dengan UEA di bidang pendidikan digital, dengan fokus pada kecerdasan buatan, keamanan data, aksesibilitas, pemantauan, dan jaminan keamanan.

Dr. Rapapa merujuk pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) baru-baru ini dengan UEA untuk mendukung pendidikan digital. Kolaborasi ini akan melibatkan pendirian sekolah digital di Lesotho, yang mencerminkan komitmen bersama kedua negara untuk memberdayakan dan membekali masyarakat dalam menghadapi era digital.

Menteri mengakui bahwa Lesotho menghadapi tantangan dalam mencapai tujuan pendidikan digitalnya. Saat ini, hanya 5% dari 1.480 sekolah dasar di negara tersebut yang memiliki akses ke fasilitas pendidikan digital. Namun, beliau menyatakan optimismenya, dengan menyatakan bahwa Lesotho bertekad untuk menjembatani kesenjangan ini.

Dr. Rapapa juga membahas perlunya modernisasi pemerintah. Dia mencatat bahwa meskipun saat ini hanya tiga dari 18 kementerian di Lesotho yang menggunakan praktik e-governance, negara ini bertujuan untuk mengimplementasikan komunikasi digital dan layanan online di seluruh kementerian dalam 2 hingga 5 tahun ke depan.

Menteri menyimpulkan dengan keyakinan akan kemampuan Lesotho untuk mendorong kemajuan yang signifikan melalui transformasi digital, dengan membayangkan peningkatan efisiensi pemerintah dan transaksi komersial.