Pejabat UNICEF: Kecerdasan Buatan Merupakan Faktor Kunci dalam Mengembangkan Sektor Pendidikan Global

DUBAI, 14 Februari 2024 (WAM) - Robert Jenkins, Direktur Global untuk Pendidikan dan Pengembangan Remaja di UNICEF, mengatakan bahwa sektor pendidikan digital global menyaksikan pertumbuhan dalam hal memperluas cakupan manfaatnya bagi anak-anak dan remaja di seluruh dunia, didukung oleh penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menjadi potensi tersendiri dalam mentransformasi sistem pendidikan untuk semua anak.

Dalam sebuah pernyataan kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di sela-sela hari ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemerintah Dunia (WGS) 2024 yang diselenggarakan di Dubai, Jenkins mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital yang cepat merupakan tantangan dalam hal memastikan bahwa anak-anak yang tidak terhubung dengan internet dan teknologi digital mendapatkan manfaatnya.

"Perkembangan ini menghadirkan tantangan dalam hal memastikan bahwa anak-anak yang tidak terhubung dengan internet dan teknologi digital mendapatkan manfaatnya, dengan menekankan perlunya kerja sama untuk memperkuat kemampuan ini di berbagai wilayah dan negara untuk memastikan lebih banyak anak yang mendapatkan manfaat dari teknologi ini," tambahnya.

Beliau mengatakan, "Saya percaya bahwa dengan semakin banyaknya sekolah yang terhubung ke internet, semakin banyaknya perangkat yang tersedia, dan biaya data yang semakin menurun, sekolah digital dan platform pembelajaran lainnya memiliki potensi yang besar untuk mengubah sistem pendidikan, sehingga saya yakin kita semua bekerja keras dan berambisi untuk memperluas akses secepat mungkin."

Dia merujuk pada diskusi bermanfaat yang diangkat pada WGS 2024 tentang isu-isu yang berkaitan dengan anak-anak dan pemberdayaan dan perawatan kognitif dan ilmiah mereka, dan pertimbangan tentang cara mendapatkan manfaat dari praktik teknis dan teknologi terbaik, dengan menekankan bahwa UEA memiliki potensi tinggi dan ide-ide perintis di bidang ini.