DUBAI, 15 Februari 2024 (WAM) -- Peru telah berpartisipasi dalam KTT Pemerintah Dunia (WGS) 2024 yang berupaya mempelajari praktik-praktik baik di sektor ketenagakerjaan untuk mendidik warganya guna meningkatkan produktivitas negara dan mengurangi kemiskinan, Daniel Maurate, Menteri dari Promosi Ketenagakerjaan dan Ketenagakerjaan Peru, kepada Kantor Berita Emirat (WAM) dalam acara di Dubai minggu ini.
Menteri menggarisbawahi bahwa meskipun Peru mempunyai sumber daya yang melimpah, mencapai pembangunan merupakan suatu tantangan karena lemahnya sumber daya manusia. Persoalan ini dibahas setelah Menteri mengikuti panel mengenai masa depan sumber daya manusia pemerintah. Ia menekankan perlunya mengatasi tantangan ini, mengingat bahwa di beberapa negara, individu kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kualifikasinya terlalu tinggi, sementara di Peru dan Amerika Latin, permasalahannya terletak pada rendahnya kualifikasi individu.
Maurate menyoroti perlunya negara-negara memodernisasi program pendidikan mereka agar selaras dengan era digital, seiring dengan berkembangnya perubahan global dan semakin banyak pemerintah yang mengintegrasikan kecerdasan buatan.
Sistem pendidikan di negara Amerika Selatan ini tidak mampu membekali individu dengan keterampilan digital yang dibutuhkan oleh pasar kerja, sehingga menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menemukan tenaga terampil di sektor ini.
Menanggapi permasalahan ini, Pemerintah Peru meluncurkan serangkaian inisiatif, seperti beberapa beasiswa untuk melatih generasi muda dalam keterampilan digital bersama dengan Inter-American Development Bank. Selain itu, Pemerintah Peru mendanai program-program di mana perusahaan berpartisipasi dengan menunjukkan apa yang diperlukan untuk melatih generasi muda agar dapat memasuki pasar tenaga kerja.
Melalui program ini, semua pihak mendapat manfaat: perusahaan memperoleh tenaga kerja yang lebih terampil, lembaga pelatihan menerima kompensasi, dan individu dari latar belakang kurang beruntung diintegrasikan ke dalam pasar kerja, tegas Maurate.
Di sisi lain, Kementerian Tenaga Kerja dan Promosi Ketenagakerjaan Peru juga telah meluncurkan program yang disebut 'Karier Saya', yang memberikan informasi kepada kaum muda tentang profesi mana yang paling diminati dan berapa penghasilan mereka dari setiap profesi tersebut.
Menteri menyebutkan bahwa generasi muda di Peru dapat memanfaatkan platform digital untuk mengeksplorasi pilihan karir, menilai potensi gaji, dan menentukan ketersediaan pekerjaan sebelum mengambil keputusan.
Maurate menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara WGS yang telah menyoroti Amerika Latin dan menekankan pentingnya meningkatkan sumber daya manusia global, karena perkembangan di Amerika Latin dapat berdampak pada wilayah lain di seluruh dunia.
Selama kunjungannya ke UEA, Menteri bertemu dengan otoritas lokal lainnya untuk membahas cara meningkatkan sumber daya manusia dan, yang terpenting, agar Peru dapat belajar tentang pengalaman sukses pembangunan yang telah dicapai negara tersebut dengan mencoba menerapkannya di Peru.
“Negara-negara Amerika Latin harus berupaya keras mencapai pembangunan. Kita tidak bisa selamanya berada dalam proses pembangunan,” tutupnya.