NEW DELHI, 19 Februari (WAM) -- UEA termasuk di antara lima pasar global teratas untuk beras basmati India dalam sembilan bulan pertama tahun keuangan ini, menurut Otoritas Pengembangan Ekspor Produk Pertanian dan Makanan Olahan (APEDA) pemerintah India diumumkan kemarin.
Dari empat pasar menguntungkan lainnya, tiga berada di Timur Tengah, yakni Arab Saudi, Iran, dan Irak. Pasar besar keempat untuk jenis beras terbaik ini adalah Amerika Serikat.
Tahun fiskal India dimulai pada tanggal 1 April. Jadi, periode yang dicakup adalah dari awal April hingga akhir Desember 2023, yang statistik resminya tersedia.
Selama periode sembilan bulan ini, total ekspor beras basmati India ke seluruh dunia meningkat sebesar 19 persen. Dari segi nilai, nilainya naik menjadi $3,97 miliar dari $3,33 miliar pada tiga kuartal tahun sebelumnya.
Secara volume, ekspor meningkat sebesar 11 persen, dari 3,198 juta metrik ton menjadi 3,543 juta metrik ton dalam jangka waktu yang sama.
“Kinerja yang kuat ini menggarisbawahi popularitas dan permintaan global terhadap beras basmati, yang semakin memperkuat posisinya sebagai produk pertanian utama dalam portofolio ekspor India,” kata APEDA.
Total ekspor pertanian India pada tahun fiskal 2022-2023 bernilai $53,1 miliar, kata APEDA pada kesempatan Hari Yayasan ke-38 pada tanggal 13 Februari.