WTO MC13: Para Menteri Perdagangan dan Industri Memuji Upaya Utama UEA dalam Membentuk Masa Depan Perdagangan Global

ABU DHABI, 1 Maret 2024 (WAM) – Para Menteri Perdagangan dan Industri memuji upaya utama UEA dalam menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-13 (MC13).

Mereka memuji upaya UEA dalam memfasilitasi dialog konstruktif antara negara-negara anggota WTO untuk meningkatkan kerja sama internasional demi masa depan ekonomi yang berkelanjutan.

MC13 berlangsung dari tanggal 26 Februari hingga 1 Maret 2024 di Abu Dhabi di mana para menteri dari seluruh dunia hadir untuk meninjau fungsi sistem perdagangan multilateral dan mengambil tindakan terhadap pekerjaan WTO di masa depan.

Dalam pernyataannya kepada Kantor Berita Emirat (WAM), para menteri yang berpartisipasi mengatakan bahwa menjadi tuan rumah konferensi internasional besar ini merupakan indikasi jelas akan semakin besarnya pengaruh UEA dalam membentuk kembali lanskap perdagangan global. Mereka menyoroti posisi terdepan UEA sebagai pusat ekonomi global yang menyediakan layanan keuangan yang bertanggung jawab dan kebijakan moneter yang diperlukan untuk melengkapi sektor perdagangan dan bisnis global.

Membentuk Kembali Lanskap Perdagangan

Manoa Kamikamica, Wakil Perdana Menteri, Menteri Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Komunikasi Republik Fiji, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UEA karena telah menjadi tuan rumah konferensi dan menyatukan berbagai negara di bawah satu atap untuk melestarikan multilateral berbasis aturan. sistem perdagangan yang menjamin kesejahteraan bangsa.

Beliau menambahkan bahwa UEA adalah negara terdepan di bidang perdagangan internasional dan merupakan contoh yang patut diikuti oleh seluruh dunia setelah serangkaian keberhasilan dan pencapaian selama beberapa tahun terakhir, yang menjadikannya kontributor utama dalam pembentukan perdagangan global.

Qais bin Mohammed Al Yousef, Menteri Perdagangan, Industri dan Promosi Investasi Kesultanan Oman, mengatakan bahwa Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-13 menyaksikan momentum signifikan dalam diskusi dan dialog antar negara peserta untuk menjelaskan beberapa isu penting yang mendukung dan menstimulasi perdagangan internasional. perdagangan, terutama mengingat ketegangan geopolitik yang sedang terjadi di dunia.

Menteri Oman menekankan keberhasilan penyelenggaraan konferensi UEA dan upayanya memfasilitasi dialog konstruktif antara negara-negara anggota WTO untuk membentuk masa depan perdagangan global.

Memfasilitasi Investasi

Ryad Mezzour, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kerajaan Maroko, menekankan pentingnya Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-13 dalam membentuk masa depan perdagangan global, dan mencatat bahwa konferensi tersebut memberikan kesempatan bagi semua negara anggota untuk membahas langkah-langkah perdagangan yang lebih adil dan transparan.

Mezzour menekankan keberhasilan UEA dalam menyelenggarakan konferensi tingkat menteri ini berkat kemampuannya menjadi tuan rumah acara dan pertemuan besar, menyatukan dunia di bawah satu atap untuk berdiskusi dan memperdebatkan isu-isu global yang paling penting.

Ia juga menunjukkan bahwa masuknya Komoro dan Timor-Leste ke dalam keanggotaan WTO setelah 8 tahun merupakan indikasi daya tarik dan pentingnya organisasi tersebut.
Ia mencontohkan, konferensi tersebut membahas peraturan dan regulasi yang mengatur kegiatan perdagangan global, cara kerja sama untuk mencapai sistem perdagangan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan inklusif, selain meningkatkan kemampuan negara-negara berkembang dan kurang berkembang untuk mengakses sistem perdagangan global. , kekayaan intelektual, dan mekanisme penyelesaian sengketa di WTO.
Mohamed Al Ashwwal, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Yaman, menyoroti peran utama UEA dalam mendukung dan mempromosikan perdagangan global.

Beliau menjelaskan bahwa diselenggarakannya konferensi di UEA merupakan indikasi nyata kemajuan besar yang telah dicapai negara tersebut dalam menjadi pemberi pengaruh regional dan internasional dalam perdagangan global, selain menjadi inkubator kegiatan komersial di kawasan dan dunia.

Edisi Sukses

Miguel Marques Gonçalves Manetelu, Menteri Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste, memuji keberhasilan penyelenggaraan konferensi UEA, dan mencatat bahwa acara tersebut berhasil membentuk masa depan perdagangan global.

Ia menilai masuknya negaranya ke dalam keanggotaan WTO merupakan salah satu pengumuman paling menonjol yang disaksikan dalam konferensi tersebut, bersamaan dengan masuknya Komoro, yang akan berkontribusi dalam mendukung perekonomian kedua negara, selain mendapatkan manfaat dari keahlian dari kedua negara. negara-negara anggota di bidang perdagangan dan terlibat dalam gerakan perdagangan global.

Mohamed Al Huwaij, Menteri Perdagangan dan Ekonomi Libya, mengatakan bahwa keberhasilan UEA menjadi tuan rumah dan menyelenggarakan konferensi tersebut menegaskan upayanya untuk mendukung pengembangan WTO mengingat perubahan yang terjadi pada perekonomian global.

Ia menambahkan, Konferensi Tingkat Menteri ke-13 ini diadakan pada saat dunia sedang menyaksikan ketegangan geopolitik yang mempengaruhi rantai pasokan, yang pada gilirannya berdampak pada pergerakan perdagangan global.

Atheer Al-Ghareeri, Menteri Perdagangan Irak, menekankan pentingnya konferensi tingkat menteri yang diselenggarakan secara luar biasa oleh UEA, selain perannya dalam membahas masa depan perdagangan global sejalan dengan tantangan yang dihadapi dunia saat ini.