Ubaid Al Tayer Ikut Berpartisipasi dalam Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20

Ubaid Al Tayer Ikut Berpartisipasi dalam Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20

Dubai, 19 Juli / WAM / Yang Mulia Ubaid Humaid Al Tayer, Menteri Negara Urusan Keuangan, berpartisipasi dalam pertemuan reguler ketiga para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari Kelompok Dua Puluh / G20 / yang diadakan secara virtual dengan tujuan membahas langkah-langkah untuk mengembangkan ekonomi global ditengah dampak pandemi COVID-19 serta membahas proposal keuangan terbaru untuk menghadapi dampak dari krisis global ini.

Dalam pertemuan tersebut, Yang Mulia Ubaid Humaid Al Tayer menunjukkan perlunya mendukung semua upaya global untuk menghadapi dampak pandemi COVID-19 dan mengurangi dampak buruk pada sektor ekonomi dan sosialnya di berbagai negara di dunia, serta menekankan pentingnya terus memberikan dukungan yang diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi dan mengaktifkan rencana aksi G-20 melalui kerjasama dan koordinasi yang berkelanjutan antar Anggota untuk beberapa waktu terakhir ini hingga krisis berakhir.

Yang Mulia juga menekankan pentingnya sinergi global dalam keadaan luar biasa seperti itu untuk mencapai pemulihan yang seimbang dengan cara memastikan peningkatan efisiensi logistik, meningkatkan pergerakan barang dan investasi, dan pentingnya menciptakan kerangka kerja pengaturan dan pengawasan global yang diperlukan, mengingat begitu cepatnya penyebaran melalui mata uang digital.

Lebih lanjut, Yang Mulia mengatakan bahwa pemerintah negara-negara Dewan Kerjasama Teluk telah mengambil berbagai langkah, keputusan, dan inisiatif proaktif untuk menahan dampak dari krisis global ini, dimana sampai saat ini mereka telah mencurahkan $ 160 miliar dari program keuangan dan moneter untuk menahan dampak krisis, hal tersebut menegaskan bahwa komitmen negara-negara Dewan Kerjasama Teluk tidak hanya terbatas pada Epidemi secara lokal tetapi juga meluas diluar wilayah local dan teluk untuk membatasi penyebaran dampak negatif secara tidak langsung, yang dapat berakibat secara global dikarenakan posisi penting negara-negara Dewan Kerjasama Teluk dalam pergerakan investasi modal dan finansial serta pengiriman uang.

Pertemuan tersebut juga membahas kemajuan yang dibuat dalam rencana aksi G20 untuk mendukung wilayah Afrika dan negara-negara yang paling tidak berkembang untuk menanggapi persyaratan ekonomi mendesak yang dialami akibat dari epidemi COVID-19 dan meninjau hasil jejak keuangan G20 pada tahun 2020, di mana para menteri keuangan dan gubernur bank sentral menandatangani laporan keuangan ketiga G20, sebagaimana yang telah disepakati selama Pertemuan keempat Wakil Menteri Keuangan dan perwakilan bank sentral dalam grup tersebut.

Penerjemah: A. Mubarak https://www.wam.ae/ar/details/1395302856065