Sabtu 03 Desember 2022 - 10:44:55 pm

Pesawat Ruang Angkasa Dart NASA Bertabrakan dengan Asteroid untuk Mengalihkan Jalurnya


WASHINGTON, 27 September 2022 (WAM) -- Pesawat ruang angkasa DART NASA dengan sengaja dan berhasil bertabrakan kemarin dengan asteroid "Dimorphos" dalam uji coba sistem pertahanan planet pertama di dunia, yang dirancang untuk mencegah tabrakan meteor yang membawa bencana dengan Bumi.

Misi tersebut bertujuan untuk menentukan apakah pesawat ruang angkasa mampu mengubah arah asteroid melalui gaya kinetik, mendorongnya keluar jalur cukup untuk menjaga planet kita tetap aman.

Upaya manusia pertama untuk mengubah arah asteroid atau benda angkasa muncul dalam siaran NASA di Internet dari Pusat Operasi Misi di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins di Laurel, Maryland.

Tabrakan itu terjadi sepuluh bulan setelah peluncuran Dart.

Siaran langsung menunjukkan gambar yang diambil oleh kamera di papan Dart, sementara pesawat berbentuk kubus bertabrakan dengan asteroid Diamorphos, yang kira-kira seukuran lapangan sepak bola dan terletak 11 juta kilometer dari Bumi.

Tidak akan diketahui apakah percobaan itu berhasil atau tidak sampai pengamatan lebih lanjut dari asteroid oleh teleskop berbasis darat bulan depan. Sementara pejabat NASA memuji hasil langsung dari tes yang dilakukan kemarin, mengatakan, "Pesawat ruang angkasa telah mencapai tujuannya. " Ilmuwan NASA menekankan bahwa tes tersebut tidak dapat mengakibatkan ancaman bagi Bumi karena kesalahan.

Perlu dicatat bahwa "Dart" diluncurkan oleh roket SpaceX pada November 2021, dan melakukan sebagian besar misi di bawah pengawasan manajer penerbangan di NASA, sebelum menyerahkan kendali kendaraan ke sistem navigasi independen di atas kapal. jam terakhir penerbangan.

NASA memperkirakan total biaya proyek DART sebesar 330 juta dolar, jauh di bawah biaya banyak misi sains paling ambisius dari badan antariksa itu.

Penerjemah: A. Mubarak https://wam.ae/ar/details/1395303087146

WAM/Indonesian